Dituduh Rasis, Stasiun TV
Tarik Video dari YouTube
Dituduh
Rasis, Stasiun TV Tarik Video dari YouTube
Sobat ROLers
mungkin sudah sempat mendengar mengenai sebuah kecelakaan pesawat terbang
di bandara internasional San Francisco, Amerika Serikat (AS) yang melibatkan
maskapai penerbangan Asiana. Berbagai media luar dan lokal pun sempat
memberitakan kejadian mengejutkan tersebut.
Namun, di
balik kecelakaan fatal itu (tiga korban meninggal dunia dan 180 luka berat),
sebuah kantor berita AS justru membuat sebuah berita yang tak kalah gempar.
Pasalnya di dalam sebuah berita, seorang reporter menyebutkan nama-nama awak
kabin asal Cina yang telah dikonfirmasi oleh Badan Administrasi Penerbangan
(FAA), dengan sedikit terkesan rasis.
Nama-nama
yang disebutkan oleh sang reporter Tori Campbell adalah, Captain Sum Ting Wong,
Wi Tu Lo, Ho Lee Fuk, dan Bang Ding Ow. Pihak kantor berita dan sang penyiar
sendiri telah meminta maaf kepada publik.
Sayangnya,
dunia internet adalah dunia yang (mungkin) tidak mengenal belas kasihan.
Rekaman memalukan tersebut tetap beredar, khususnya di situs video sharing
terkemuka YouTube.
Tak ingin
memperpanjang masalah, pihak kantor berita pun mulai menarik rekaman-rekaman
yang telah beredar luas itu dengan memanfaatkan hukum hak-hak intelektual.
Namun, Tom Ramponi selaku General Manager dan Wakil Presiden dari KTVU
menegaskan bahwa mereka tidak ingin mengklaim hak-hak intelektual.
"Video
ini telah ditonton oleh banyak orang. Kami menarik video-video tersebut karena
tidak ingin melukai komunitas-komunitas Asia," kata Ramponi.
"Kami
akui kesalahan yang kami buat menunjukkan sikap yang tidak sensitif dan teramat
ofensif," ia menambahkan.






0 komentar:
Posting Komentar